Saat mengacu pada standar global, dua kelas tekanan yang paling sering dijumpai adalah Class 150 dan Flange ASME B16.5 Class 300. Menggunakan kelas yang lebih rendah dari kebutuhan aktual bisa memicu kebocoran, sementara memilih kelas yang terlalu tinggi tanpa perhitungan hanya akan membengkakkan anggaran belanja material.
Agar instalasi Anda efisien tapi tetap berkualitas, mari kita bedah perbedaan kedua kelas rating ini dan kapan saat yang tepat untuk beralih spesifikasi.
Perbedaan Mendasar Class 150 dan Class 300
Angka 150 dan 300 pada standar ASME B16.5 merujuk pada indeks ketahanan tekanan terhadap suhu operasional, bukan angka mutlak dalam satuan PSI. Perbedaan keduanya sangat terlihat jelas, baik secara performa maupun struktur fisiknya:
| Ketahanan Tekanan | Class 150 adalah spesifikasi dasar untuk aplikasi tekanan rendah hingga menengah. Di sisi lain, Class 300 dirancang untuk menahan beban tekanan mekanis yang jauh lebih ekstrem, kira-kira mencapai dua kali lipat kemampuan Class 150 pada rentang suhu operasional yang sama. |
| Dimensi Fisik | Untuk menahan daya dorong ekstra, komponen Class 300 diproduksi dengan piringan baja yang secara signifikan lebih tebal dan berbobot lebih berat. |
| Konfigurasi Baut | Pada ukuran nominal pipa yang sama, spesifikasi Class 300 umumnya menuntut diameter baut yang lebih besar, serta jarak Pitch Circle Diameter (PCD) yang lebih lebar dibandingkan pasangannya di Class 150. |
Kapan Harus Upgrade ke Class 300?
Mengganti spesifikasi sistem dari 150 ke 300 memerlukan pertimbangan teknis. Anda diwajibkan melakukan upgrade apabila menghadapi kondisi berikut di lapangan:
1. Peningkatan Kapasitas Pompa
Jika ada peremajaan sistem yang melibatkan penggunaan pompa dengan daya dorong lebih besar, tekanan sirkulasi internal otomatis akan meningkat drastis.
2. Kenaikan Suhu Fluida
Kekuatan struktur logam akan menurun seiring naiknya paparan panas. Fluida bersuhu sangat tinggi membutuhkan komponen Class 300 untuk mengkompensasi pelemahan daya tahan material tersebut.
3. Regulasi Keselamatan Ketat
Mengalirkan bahan kimia berbahaya, gas bertekanan, atau hidrokarbon menuntut faktor keamanan (safety factor) ekstra. Class 300 memberikan margin keamanan struktural yang jauh lebih meyakinkan.
Bisakah Flange Class 150 Disambung dengan Class 300?
Satu hal teknis yang sangat penting untuk diingat adalah Anda tidak bisa menyatukan piringan spesifikasi Class 150 secara langsung dengan Class 300. Perbedaan mutlak pada ketebalan piringan dan tata letak lubang bautnya membuat kedua kelas ini tidak kompatibel satu sama lain. Saat Anda memutuskan untuk melakukan upgrade pada satu titik kritis, seluruh komponen lawan sambungannya juga harus diganti dengan kelas yang sama.
Untuk memastikan kelancaran transisi ini, PT Andalas Mitra Global menyediakan solusi suplai material industri yang terintegrasi. Kami tidak hanya mendatangkan flange, tetapi juga menyuplai berbagai jenis valve tekanan tinggi dan fitting pipa yang dijamin kompatibel.
Silakan hubungi kami untuk diskusi lebih lanjut!