Dalam merakit sistem perpipaan untuk industri, spesifikasi flange tidak hanya terbatas pada diameter luar atau tingkat kelas tekanannya (seperti Class 150 atau 300). Satu detail krusial yang sering luput dari perhatian pemula adalah tipe permukaan atau facing dari piringan baja tersebut.
Tipe permukaan ini akan menentukan jenis gasket (bantalan segel) apa yang bisa digunakan dan seberapa kuat sambungan tersebut menahan kebocoran. Dari beberapa jenis yang ada, dua spesifikasi yang paling sering mendominasi adalah tipe RF (Raised Face) dan RTJ (Ring Type Joint).
Apa Itu Flange RF (Raisead Face)?
Raised Face (RF) adalah tipe permukaan flange yang paling umum dan banyak digunakan di berbagai sektor industri. Dinamakan “raised face” karena area permukaan di sekitar lubang tengah pipa (tempat gasket diletakkan) menonjol atau lebih tinggi dibandingkan area pinggiran tempat lubang baut berada.
Tujuan desain penonjolan ini sangat spesifik: untuk memusatkan tekanan pengencangan baut pada area penampang gasket yang lebih kecil. Dengan berkurangnya area kontak, tekanan gigitan segel menjadi lebih kuat. Flange RF dirancang untuk dipasangkan dengan gasket datar (flat ring) berbahan non-logam, atau menggunakan bantalan semi-logam seperti Spiral Wound Gasket.
Apa Itu Flange RTJ (Ring Type Joint)?
Berbeda dengan RF yang hanya menonjol rata, Ring Type Joint (RTJ) memiliki permukaan yang dilengkapi dengan alur melingkar (groove) berbentuk huruf V atau U yang dibubut sangat presisi.
Flange tipe ini tidak menggunakan gasket lembaran biasa. Segel penahannya menggunakan cincin besi utuh (logam murni) yang disebut Ring Joint Gasket. Saat baut di kedua flange dikencangkan secara maksimal, cincin logam ini akan tertekan hancur dan mengisi rongga alur RTJ, menciptakan segel kedap udara jenis logam-ke-logam. Segel fisik ini sangat rapat dan mustahil untuk ditembus oleh fluida jenis apa pun.
Perbedaan Flange RF vs RTJ
Meskipun keduanya berfungsi sebagai penyambung perpipaan, pengaplikasiannya di lapangan sangat dibedakan berdasarkan tingkat risiko operasionalnya. Berikut adalah perbedaan flange RF vs RTJ yang wajib Anda ketahui:
1. Tingkat Tekanan Operasional
Flange RF adalah tipe serbaguna yang sangat ideal untuk aplikasi tekanan rendah hingga menengah (umumnya dipakai dari Class 150 hingga Class 900). Sementara itu, RTJ adalah spesifikasi kelas berat yang secara eksklusif dikhususkan untuk menahan tekanan sangat tinggi (biasanya wajib digunakan pada Class 600, 900, 1500, hingga 2500).
2. Ketahanan Suhu Ekstrem
Segel gasket logam pada muka RTJ jauh lebih tahan terhadap paparan suhu panas yang sangat ekstrem dibandingkan gasket komposit atau lembaran yang biasa digunakan pada muka RF.
3. Aplikasi Industri
RF mendominasi saluran utilitas pabrik, pengolahan air, dan sirkulasi kimia standar. Di sisi lain, RTJ adalah standar mutlak untuk area berisiko tinggi di industri Minyak dan Gas (Oil & Gas), kilang petrokimia, dan jaringan pipa uap bertekanan tinggi di pembangkit listrik.
4. Harga dan Perawatan
Fabrikasi alur pada muka RTJ membutuhkan proses pemesinan yang jauh lebih kompleks dan tingkat presisi tinggi, sehingga harganya lebih mahal dari tipe RF. Selain itu, saat melakukan pembongkaran pipa, cincin logam pada RTJ biasanya harus diganti baru.
Mitra Pengadaan Material Langsung dari Importir
Mengamankan margin keuntungan proyek sangat bergantung pada seberapa efisien anggaran belanja material Anda. Dengan bermitra bersama PT Andalas Mitra Global, Anda mendapatkan keuntungan harga langsung dari tangan pertama.
Kami telah dipercaya menyuplai komponen mekanikal industri secara nasional dengan komitmen respons pelayanan yang cepat dan transparan. Apa pun spesifikasi flange yang Anda butuhkan, kami pastikan ketersediaannya dengan kualitas premium.
Hubungi tim kami sekarang untuk mendapatkan penawaran harga paling kompetitif!